Pasti anda mengetahui sejarah pengeboman kota Hiroshima dan
nagasaki yang telah menghancurkan kedua kota tersebut dan telah membunuh
banyak nyawa hanya dengan menjatuhkan bom atom. Disini saya bukan akan
membahas mengenai pengeboman tersebut, tetapi saya akan memberikan
informasi mengenai sejarah penemuan bom atom yang digunakan dalam
pengeboman kota tersebut. Sejarah untuk menghasilkan tenaga bom atom
ternyata sangat panjang. Berikut adalah beberapa informasi penting
mengenai bom atom.
Pada tahun 1905, Albert Einstein merumuskan dalam teori Teori
Relativitas Khusus. Menurut teori ini, massa dapat dianggap sebagai
bentuk lain dari energi. Menurut Einstein, jika entah bagaimana kita
bisa mengubah massa menjadi energi, akan mungkin untuk “membebaskan”
sejumlah besar energi. Selama dekade berikutnya, langkah besar diambil
oleh Ernest Rutherford dan Niels Bohr menjelaskan struktur Bom Atom yang
lebih tepat. Mereka mengatakan, dari inti bermuatan positif, dan
elektron bermuatan negatif yang berputar di sekitar inti. Itu adalah
inti, para ilmuwan menyimpulkan, bahwa harus dipecah atau “meledak” jika
Bom Atom akan dirilis.
Pada tahun 1934, Enrico Fermi Italia menghancurkan atom berat
dengan menyemprotkannya pada neutron. Namun dia tidak menyadari bahwa ia
telah memperoleh fisi nuklir.
Pada Desember 1938, meskipun, Otto Hahn dan Fritz Strassman di
Berlin melakukan eksperimen serupa dengan uranium dan menjadi prestasi
dunia. Mereka telah menghasilkan fisi nuklir, mereka telah memisahkan
atom yaitu 33 tahun setelah Einstein mengatakan hal itu bisa dilakukan
bahwa massa berubah menjadi energi.
Pada tanggal 2 Agustus 1939, Albert Einstein menulis surat kepada Presiden
Pada tanggal 2 Agustus 1939, Albert Einstein menulis surat kepada
Presiden Amerika, Franklin D. Roosevelt. Selama empat bulan terakhir, ia
telah membuat kemungkinan melalui karya Joliot di Perancis serta Fermi
dan Szilard di Amerika yang memungkinkan mengatur reaksi nuklir dalam
sebuah massa besar uranium.. Dan ini fenomena baru juga yang akan
mengarah pada pembangunan Bom Atom. Sebuah Bom Atom tunggal dari jenis
ini, dilakukan dengan perahu atau meledak di sebuah port, mungkin sangat
baik menghancurkan seluruh pelabuhan bersama-sama dengan beberapa
daerah sekitarnya. Dia mendesak Roosevelt untuk memulai program nuklir
tanpa keterlambatan.Dalam 1 tahun kemudian Einstein menyesalkan peran
dia bermain dalam pengembangan senjata destruktif seperti itu: “Aku
melakukan satu kesalahan besar dalam hidup saya,” katanya kepada Linus
Pauling, ilmuwan terkemuka lain, “ketika saya menandatangani surat
kepada Presiden Roosevelt merekomendasikan bahwa bom atom dibuat”.
Pada Desember 1942 di University of Chicago, ahli fisika Italia
Enrico Fermi berhasil menghasilkan reaksi berantai nuklir pertama. Hal
ini dilakukan dengan pengaturan uranium alam gumpalan didistribusikan
dalam setumpuk besar grafit murni, suatu bentuk karbonnya. Dalam reaktor
nuklir, moderator grafit berfungsi untuk memperlambat neutron.
Pada Agustus 1942, selama Perang Dunia II, Amerika Serikat
mendirikan Proyek Manhattan.Tujuan dari proyek ini adalah untuk
mengembangkan, membangun, dan menguji Bom Atom. Banyak ilmuwan Amerika
terkemuka, termasuk fisikawan Enrico Fermi dan J. Robert Oppenheimer dan
kimia Harold Urey, yang terkait dengan proyek, yang dipimpin oleh
seorang insinyur Angkatan Darat AS, Brigadir Jenderal Leslie R. Groves.
Pada tanggal 31 Mei 1945, enam belas orang bertemu di kantor
Menteri Perang Henry L. Stimson. Enam belas orang ini ada di sana untuk
membuat keputusan tentang senjata Amerika rata-rata belum pernah
mendengar, bom atom. Mereka memilih target masa depan untuk “The Bomb.”
Apa yang mereka bicarakan adalah “hubungan baru manusia dengan alam
semesta,” seperti dikatakan oleh Stimson. Sekretaris tampaknya
mengatakan, berada di titik balik yang paling kritis dalam seluruh
sejarah yang dicatat.
Pada tanggal 16 Juli 1945, bom atom pertama atau A-bom, diuji di Alamogordo, New Mexico.
Pada tanggal 6 Agustus 1945, Enola Gay, pesawat Amerika,
menjatuhkan bom atom pertama yang pernah digunakan dalam peperangan di
Hiroshima, Jepang, akhirnya menewaskan lebih dari 140.000 orang. Pada
tanggal 9 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom kedua, kali
ini di kota Jepang Nagasaki. Walaupun meleset satu mil dari sasaran,
tapi membunuh 75.000 orang.
Pada tanggal 29 Agustus 1949, Uni Soviet menguji bom atom pertama.
Pada tanggal 1 November, 1952 percobaan, skala penuh berhasil dilakukan oleh Amerika Serikat dengan perangkat fusi-jenis.
Pada tahun 1946, Komisi Energi Atom (AEC), lembaga sipil dari
pemerintah Amerika Serikat, mendirikan UU Energi Atom untuk mengelola
dan mengatur produksi dan penggunaan tenaga atom. Di antara
program-program utama dari komisi baru ini adalah:
•Produksi bahan fisik bom atom
•Pencegahan kecelakaan
•Penelitian biologi, kesehatan, metalurgi dan produksi tenaga listrik dari atom, studi dalam produksi pesawat nuklir
•Deklasifikasi data pada energi atom.
Begitu hebatnya tenaga yang dapat dihasilkan oleh bom atom, jika
dilihat dari sejarahnya bom atom digunakan sebagai senjata ampuh dalam
peperangan, tetapi nuklir juga mememiliki sisi positif sebagai contoh
sebagai pembangkit listrik, ilmu kedokteran, dll.

![[Image: Bom-Atom-300x168.jpg]](http://fathia.info/wp-content/uploads/2011/10/Bom-Atom-300x168.jpg)